Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi indeks komposit keberlanjutan UMKM yang mencakup tiga level ekosistem: Mikro, Meso, dan Makro. Instrumen disusun melalui studi kualitatif dan divalidasi dengan survei 300 UMKM di Jawa Barat menggunakan PLS-SEM, yang menghasilkan indikator valid, reliabel, dan bobot objektif untuk perhitungan skor indeks. Hasil menunjukkan indeks keberlanjutan rata-rata 51.08 (moderate) dengan capability–importance gap, di mana performa tertinggi ada di level Mikro tetapi pendorong terpenting justru level Meso. Penelitian ini menegaskan adanya ketimpangan regional dan menawarkan alat diagnostik serta rekomendasi kebijakan yang lebih presisi.
| STAKEHOLDER | INPUT COST | OUTPUT | OUTCOME | IMPACT VALUE | DEADWEIGHT | ATTRIBUTION | DROP OFF | DURATION YEARS | AKSI |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
UMKM Desa Ciroyom |
Rp50.000.000 |
• Partisipasi dalam FGD & Wawancara
• Menerima hasil scoringkeberlanjutan bisnis pribadi
|
1. Peningkatan kesadaran akan kekuatan & kelemahan bisnis.
2. Kemampuan mengambil keputusan yang lebih baik (misal: mulai mencatat keuangan, mencoba pemasaran baru).
3. Peningkatan laba usaha bulanan.
|
Rp360.000.000 | 0.15 | 0.10 | 0.15 | 3 | |
|
Pemerintah Lokal dan Nasional |
Rp0 |
• Menerima laporan hasil riset & rekomendasi kebijakan.
• Memperoleh instrumen (indeks) tervalidasi untuk pemetaan UMKM.
|
1. Kemampuan merancang kebijakan UMKM yang lebih berbasis bukti (evidence-based).
2. Peningkatan efisiensi alokasi anggaran program pemberdayaan UMKM.
|
Rp150.000.000 | 0.05 | 0.20 | 0.05 | 3 | |
|
Akademisi |
Rp0 |
• 1 Publikasi Jurnal Ilmiah.
• 1 Instrumen Skala Pengukuran tervalidasi.
• Materi studi kasus baru untuk pengajaran.
|
1. Peningkatan reputasi SBM-ITB sebagai pusat riset UMKM.
2. Peningkatan sitasi dan dampak akademik.
3. Potensi untuk memenangkan hibah penelitian selanjutnya.
|
Rp200.000.000 | 0.25 | 0.15 | 0.00 | 3 | |
|
UMKM Jawa Barat |
Rp0 |
• Akses publik terhadap laporan riset & alat self-assessment.
• Manfaat tidak langsung dari kebijakan pemerintah yang lebih baik.
|
1. Peningkatan literasi bisnis di kalangan UMKM yang mengakses laporan.
2. Adopsi praktik-praktik terbaik dari temuan riset.
|
Rp100.000.000 | 0.40 | 0.50 | 0.30 | 3 |